Sifilis merupakan penyakit infeksi yang
disebabkan oleh Treponema Pallidum, yang merupakan penyakit kronis dan bersifat
sistemik. Selama proses perjalanan penyakit sifilis dapat menyerang ke seluruh
organ tubuh. Ada masa laten tanpa menifestasi lesi ditubuh yang dapat
ditularkan kepada bayi selama di dalam kandungan.
Menurut para pakar alhi Metropole Hospital sifilis
didapat dibagi atas beberapa, diantaranya yaitu :
Ø Sifilis stadium 1,2,3
Sifilis
stadium 1 terjadi 10-90 hari setelah terinfeksi. Tanda klinis yang pertama
berupa tukak, biasanya hanya berjumlah satu meskipun dapat juga multiple. Adanya
sedikit rasa nyeri pada papula yang berukuran 1-2 cm serta teraba keras. Adanya
lesi yang biasanya ditemukan di genetalia eksterna serta bibir, lidah, amandel, putting susu, jaru
ataupun anus. Berbentuk bulat atau lonjong, bersih, merah dan tidak ada
tanda-tanda peradangan serta terjadinya pembesaran kelenjar getah bening.
Pada stadium 2 biasanya terjadi1-6 bulan setelah
terinfeksi. Gejala yang timbul biasanya terjadi kebotakan pada rambut, alis dan
bulu mata. Terdapat kondilomatalata, lesi yang berupa papula dan macula
terdapat di membran mukosa. Gejala penyakit sistemik temasuk ringan seperti
sakit kepala, demam, nyeri pada tulang serta terjadi pembesaran pada kelenjar
limfe.
Sedangkan stadium 3 terjadi 1-2 tahun setelah terinfeksi
awal. Lesi yang terdapat sangat khas yaitu “gumma”. Pada stadium ini, sifilis
dapat merusak semua jaringan, tulang-tulang rawan pada hidung dan palatum. Juga
terdapat nodus dibawah kulit yang besarnya bervariasi tetapi umumnya berbentuk
lingkaran yang polistik.
Ø Sifilis kardiovaskuler
Sifilis
kardivaskuler terjadi sekitar 10-20 tahun setelah terinfeksi. Biasanya terjadi
insufisiensi aorta atau aneurisma yang berbentuk kantung pada aorta torakal.
Ø Neurisifilis
Neurosifilis
biasanya terjadi 10-20 tahun setelah terinfeksi. Neurosifilis dapat merusak system
syaraf pusat dan bisa terjadi meningovaskuler dan parankimosa. Neurosifilis juga
terdapat gejala-gejala klinis penyakit system syaraf pusat seperti syaraf
cranial, perubahan kepribadian dan hilangnya sebagian reflex.
article from : penyakitkelamin.org
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar