Senin, 07 April 2014

SEJARAH SIFILIS


Asal muasal sifilis tidak diketahui. Dari dua hipotesis utama, satu diantaranya mengusulkan bahwa sifilis terbawa ke Eropa oleh awak kapal yang kembali dari pelayaran Christopher Columbus ke Amerika. Hipotesis lainnya menyebutkan bahwa sifilis sudah ada sebelumnya di Eropa, namun tidak dikenali. Inilah yang disebut dengan hipotesis “Columbus” dan “pra-Columbus” secara berurutan. Hipotesis Columbus sangat didukung oleh bukti yang ada. Catatan tertulis dari kejadian luar biasa sifilis di Eropa terjadi pada 1494/1495 di Naples, Italia selama invasi Prancis. Karena disebarluaskan oleh pasukan Prancis yang kembali. Pada awalnya penyakit ini disebut dengan “French Disease”. Pada 1530, nama “sifilis” pertama kali digunakan oleh dokter dan penyair dari Italia, Girolamo Fracastoro. Sebagai judul puisinya dalam bahasa latin dan heksameter dactylic yang menggambarkan kerusakan akibat dari penyakit sifilis di italia. Dalam sejarah peristiwa tersebut disebut sebagai “Great Pox” (cacar hebat).

Orgamisme penyebarannya adalah Treponema Pallidum. Pertama kali diindentifikasikan oleh Fritz Schaudinn dan Erich Hoffmann pada tahun 1905. Pengobatan pertama yang paling efektif (Salvarsan) dikembangkan pada tahun 1910 oleh Paul Ehrlich yang diikuti oleh percobaan penisilin dan konfirmasi keefektifannya pada tahun 1943. Sebelum penemuan pengobatan efektif lainnya, merkuri dan isolasi juga banyak digunakan dengan pengobatan yang lebih buruk dari penyakitnya. Banyak tokoh sejarah termasuk Franz Schubert, Arthur Schopenhauer, Edouard Manet dan Adolf Hitler yang diyakini menderita penyakit sifilis.


Penyakit sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual. Infeksi ini juga dapatr ditularkan oleh ibu ke bayi nya selama kehamilan ataupun saat persalainan yang menyebabkan terjadinya sifilis congenital. 
article from : penyakitkelamin.org

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar