Asal muasal sifilis tidak diketahui. Dari dua
hipotesis utama, satu diantaranya mengusulkan bahwa sifilis terbawa ke Eropa
oleh awak kapal yang kembali dari pelayaran Christopher Columbus ke Amerika. Hipotesis
lainnya menyebutkan bahwa sifilis sudah ada sebelumnya di Eropa, namun tidak
dikenali. Inilah yang disebut dengan hipotesis “Columbus” dan “pra-Columbus”
secara berurutan. Hipotesis Columbus sangat didukung oleh bukti yang ada. Catatan
tertulis dari kejadian luar biasa sifilis di Eropa terjadi pada 1494/1495 di
Naples, Italia selama invasi Prancis. Karena disebarluaskan oleh pasukan Prancis
yang kembali. Pada awalnya penyakit ini disebut dengan “French Disease”. Pada
1530, nama “sifilis” pertama kali digunakan oleh dokter dan penyair dari
Italia, Girolamo Fracastoro. Sebagai judul puisinya dalam bahasa latin dan
heksameter dactylic yang menggambarkan kerusakan akibat dari penyakit sifilis
di italia. Dalam sejarah peristiwa tersebut disebut sebagai “Great Pox” (cacar
hebat).
Orgamisme penyebarannya adalah Treponema
Pallidum. Pertama kali diindentifikasikan oleh Fritz Schaudinn dan Erich Hoffmann
pada tahun 1905. Pengobatan pertama yang paling efektif (Salvarsan)
dikembangkan pada tahun 1910 oleh Paul Ehrlich yang diikuti oleh percobaan
penisilin dan konfirmasi keefektifannya pada tahun 1943. Sebelum penemuan
pengobatan efektif lainnya, merkuri dan isolasi juga banyak digunakan dengan
pengobatan yang lebih buruk dari penyakitnya. Banyak tokoh sejarah termasuk
Franz Schubert, Arthur Schopenhauer, Edouard Manet dan Adolf Hitler yang
diyakini menderita penyakit sifilis.
Penyakit sifilis adalah penyakit menular
seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Rute utama penularannya
melalui kontak seksual. Infeksi ini juga dapatr ditularkan oleh ibu ke bayi nya
selama kehamilan ataupun saat persalainan yang menyebabkan terjadinya sifilis congenital.
article from : penyakitkelamin.org
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar